dahulu sekali, ketika kita masih berusia 4 tahun...entah kenapa saya masih bisa mengingatnya dengan sangat jelas...saat seperti ini, ketika hujan begitu tidak mau kalah dengan kegembiraan kita untuk menurunkan amarahnya seperti menuang air bergalon-galon ke bumi yang sudah cukup gelap untuk dapat menampung amarah sang awan...kemudian hujan besar datang dan mengguyur bumi.
bukan ketakutan atau enggannya kami untuk menghindari hujan karena petir atau geledek,,atau ingin melawan teriakan orang tua kami agar kami tidak tetap disana dan berjungkit-jungkit,berlari,berlomba,tertawa dan memamerkan gigi-gigi hitam kami yang diranggas oleh manisan dan MSG melainkan kami memamerkan keceriaan kami yang dibalas dengan tatapan cemas orang tua kami dan teriakan mereka yang terus meninggi..haahaahaa
saat itu..tidak ada tentang beban hidup, tidak ada tentang diskriminasi, tidak ada tentang mayoritas dan minoritas, tidaka ada sesuatu yang harus "A" atau "Z" yang ada hanya bagaimana caranya agak kesenangan kami saat itu tidak dikalahkan oleh Zeus dengan petirnya dan itu membuat dia kesal sampai malas bertanding dengan kami dan memutuskan agar Ares meletakkan busur panahnya dilangit dan kami melihat pelangi....
tubuh mungil setengah telanjang yang basah kuyup mulai menggigil dan masuk pelukan sang ibu yang sedikit mengomel karena ulah kali..kakak tertuapun tidak kalah dimarahi karena ulah kami,,tapi memang sasat itu adalah saat indah masa kecil yang entah kenapa masih melekat kuat diotak ini walaupun steps karena demam tinggi pernah menghinggap pada raga ini dan berhasil menghapus beberapa ingatan :)
-God Lead Us-
Jumat, 06 Mei 2011
Dahulu Sekali
Diposting oleh amatir di 13.31 0 komentar
Senin, 25 April 2011
anak lapas: kami anak Indonesia juga!!!
Terciptanya Indonesia yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme merupakan impian seluruh masyarakat Indonesia. Sedangkan indikator dari bersihnya kehidupan dalam negara Indonesia ini dapat dilihat dari efektifitas lembaga penegak hukum di Indonesia.
Lembaga penegak Hukum di Indonesia yang dimulai dari Polisi, Jaksa, Hakim, Lembaga Permasyarakatan, dan Pengacara merupakan alat negara yang secara pasti mewakili begara dalam upaya penegakan hukum, juga untuk pengentasan KKN didalam negeri.
Lembaga permasyarakatan yang ada di Indonesia juga merupakan salah satu penegak hukum yang patut diperhitungkan karena dari sana akan melahirkan manusia-manusia “baru” yang akan kembali menjalani hidupnya sebagai masyarakat biasa dalam lingkungannya.
Anak merupakan salah mahluk yang rentan setelah perempuan, padahal posisinya yang strategis untuk perbaikan bangsa maupun untuk penanaman nilai positif merupakan nilai positif yang dimiliki oleh anak. Definisi anak menurut Konvensi Hak Anak adalah setiap manusia yang hidupnya belum mencapai 18 tahun[1]. Selanjutnya dalam undang-undang nomor 23 tahun 2002, disebutkan bahwa anak merupakan tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa, memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang menjamin kelangsungan eksistensi bangsa dan negara pada masa depan.Untuk menciptakan sebuah bangsa yang hebat, maka pendidikan harus ditanamkan kepada anak-anak yang lahir dan menjadi bagian dari bangsa tersebut.
Anak, sebagai mahluk hidup juga memiliki hak-haknya dan seharusnya dilindungi oleh negara. Sesuai dengan Konvensi hak anak, prinsip umum hak anak diantaranya adalah: non-diskriminasi; kepentingan terbaik untuk anak; hak hidup, kelangsungan hidup, dan perkembangan; dan partisipasi anak[2]. Sehingga yang seharusnya terjadi adalah perlindungan terhadap hak anak, terutama dalam mengakses pendidikan harus dijamin.
Anak lapas atau anak didik lapas sesungguhnya adalah juga anak-anak Indonesia yang juga memiliki hak dan prinsip umum yang utama yang harus dipenuhi oleh negara, dapat dibayangkan bahwa di Indonesia masih terdapat anak-anak yang memperoleh pendidikan yang layak, terutama anak-anak lapar, yang memiliki aksesbilitas terhadap pendidikan yang terbatas.
Faktanya pada lembaga pemasyarakatan anak pria Tangerang bahwa pendidikan yang diperoleh oleh anak-anak lapas bahkan tidak setara dengan standar pendidikan yang sesuai sehingga masih banyak hak dari anak lapas, terkait dengan pendidikan, yang belum terpenuhi dan tentunya akan berakibat kedepannya dalam masa depan bangsa Indonesia.
Sebanyak 5000 anak Indonesia tiap tahunnya masuk dalam proses peradilan pidana dan 1938 diantaranya divonis untuk menjalani masa hukuman di Lapas (Data UNICEF). Dari data tersebut kemudian dapat dilihat bahwa makin banyak saja anak-anak yang masuk dalam proses peradilan pidana yang kemudian juga dipidana dan akhirnya tidak bisa dengan maksimal mengenyam pendidikan yang seharusnya menjadi hak paten bagi anak-anak.
Masa depan bangsa yang berada pada punggung anak-anak kemudian dapat diramalkan bahwa anak-anak, tanpa pendidikan yang layak, akan mampu menciptakan kehancuran bangsa. Hal ini kemudian akan bertolak belakang dengan tujuan yang hendak di capai oleh negeri tercinta ini, yaitu menciptakan Indonesia Good Governance. Sehingga tujuan tersebut hanyalah utopis belaka.
Anak didik lapas juga merupakan anak Indonesia, juga memerlukan perhatian tentang hak-hak mereka sebagai anak, juga akan menjadi pencitraan bangsa, juga akan menjadi Sumber Daya Manusia yang seharusnya unggul dan menjadi penerus bangsa ini.
Unsur perbaikan harus segera diterapkan dalam sistem pendidikan yang berlaku dalam lembaga permasyarakatan anak guna mencapai tujuan utama dari Indonesia dan untuk regenerasi yang terbaik untuk bangsa ini. Solusi nyata yang dapat diaplikasikan dalam skala anak-anak lembaga pemasyarakatan ini adalah:
a. Pemberlakuan diversi yang ketat terhadap kasus-kasus pelanggaran yang dilakukan oleh anak
b. Penggunaan Restorative Justice dalam pelaksanaan proses peradilan bagi anak-anak yang melanggar hukum.
Akhir kata, yang menjadi hal sangat penting dalam anak bangsa yang sesungguhnya sedang berhadapan dengan hukum, maka diperlukan pendampingan luar biasa terhadapnya dan penerapan non-diskriminasi dalam penerapan segala hak yang memang dimilikinya. Anak lapas, adalah juga anak bangsa yang juga memikul beban sebagai penerus bangsa dan patut mendapat pendidikan yang layak untuk mencapai Indonesia Good Governance.
[1] Tim Penelitian Universitas Indonesia. (2006-2007). Analisis Situasi Anak yang Berhadapan dengan Hukum di Indonesia. Depok : UNICEF dan Pusat Kajian Kriminologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.
[2] Non-diskriminasi memiliki arti semua anak mempunyai hak yang sama dan harus diperlakukan sama oleh peraturan / perundangan dan kebijakan negara, dalam hal ini negara harus bertindak jika terjadi penyelewengan dalam diskriminasi terhadap hak anak. Kepentingan terbaik untuk anak adalah setiap tindakan yang dilakukan oleh kewenangan public harus mempertimbangkan kepentingan terbaik untuk anak dan menjadikan dasar dari segala kebijakan yang diambil oleh pihak berwenang. Hak hidup, kelangsungan hidup, dan perkembangan memiliki arti bahwa anak-anak juga memiliki hak yang sama sebagai warga negara dan negara wajib melindungi hak-hak tersebut. Prinsip partisipasi anak pada dasarnya menggambarkan bahwa anak memiliki hak untuk menyakatan pendapatnya seuai dengan tingkat usia dan perkembangannya dan dipertimbangkan pendapatnya.
rima ameilia
in God we trust :)
Diposting oleh amatir di 02.24 0 komentar
APRIL
woow,,april sudah mau berlalu ternyata...dan saya hampir melewatkan bulan ini tanpa menulis satu postingan pun di blog pribadi saya ini,,heemm..
oke,,beberapa kegiatan yang saya lakukan di bulan ini adalah:
1. saya memutuskan untuk berusaha tidak berhubungan dengan orang yang cukup menjerat kaki saya untuk menjadi statis dan ini berhasil :)
2. di pertengahan April saya menemukan passion untuk kembali melakukan joging
3. awal bulan April setelah kurang lebih empat tahun lepas dari dunia organisasi akhirnya kembali lagi dalam dunia yang satu ini walaupun sudah begitu berusaha untuk tidak mengikat diri dengan kontrak organisasi apapun didunia perkuliahan
4. bulan ini saya mendapat link positif untuk karya akhir akademis, tapi sampai sekarang pun belum mengajukan progres apapun untuk yang satu itu
5. seorang sahabat yang patah hati sampai lupa bagaimana caranya berdiri sendiri sehingga kami menopangnya terus menerus,,love you :*
6. untuk yang ketiga kalinya mengikuti lomba karya tulis ilmiah mahasiswa,,tadinya saya pikir tidak akan mengikuti pekan ini lagi tapi ternyata tidak
7. (tepatnya bukan di bulan April) saya kembali diperhadapkan dengan tawaran melanjutkan studi di sebuah negara adidaya tapi sayangnya keinginan untuk melanjutkan studi disana sangat kurang :(
8. salah satu senior terbaik saya akhirnya melanjutkan hidupnya ke jenjang yang lebih tinggi (bukan menikah,red) untuk pindah ke perusahaan yang lebih bunafit dan mampu mengakomodasi dia untuk lebih maju..*sukses bang
9. salah seorang jurnalis panutan saya yang saya kenal dari dunia maya saat menjelang Lebaran tahun 2008, istrinya, melahirkan putra. *kabar kelahiran selalu menyenangkan buat saya* selamat mas
10. membaca sebuah novel karya Ayu Utami yang berjudul Bilangan Fu dan merasa agak kecewa dengan teknik menulisnya sehingga menjadi begitu merindu karya-karya sastrawan lama :)
11. dan di bulan April tahun ini, untuk pertama kalinya, saya mengikuti perlombaan menulis esay..haahaa,,entah apa isinya
12. .....
Diposting oleh amatir di 01.55 0 komentar
Jumat, 25 Maret 2011
melompat lebih tinggi
kita buka lebar pelukan mentari
bila kita jatuh nanti, kau siap mengangkat aku lebih tinggi
seperti pedih yang telah kita bagi
layaknya luka yang telah terobati
bila kita jatuh nanti, kita siap tuk melompat lebih tinggi
bersama kita bagai hujan dan hutan
aku pun ada karna kau telah tercipta
ku petik bintang
untuk kau simpan
cahayanya tenang
berikan kau perlindungan
sebagai pengingat teman
juga sebagai jawaban semua tantangan
sebelum waktu memisahkan detikku, detikmu
sebelum dewasa, menua, memisahkan kita,
degupan jantung kita akan selalu seirama
bila kau rindu aku...
ku petik bintang
untuk kau simpan
cahayanya tenang
berikan kau perlindungan
sebagai pengingat teman
juga sebagai jawaban semua tantangan
-Sheila On 7, melompat lebih tinggi-
Diposting oleh amatir di 15.24 0 komentar
MAAF
maaf..kalau saya tidak menjadi seperti yang anda mau
maaf..kalau nilai yang kita anut berbeda
maaf..kalau saya menyimpan rahasia selama kita bersahabat
maaf..kalau saya menyimpan 'rasa' ini hanya sendiri dan tidak ingin membaginya dengan kamu
maaf..kalau membuat anda menjadi tersiksa jika berada dekat saya
maaf..kalau ternyata saya akan meninggalkan kalian
enjoy u'r life, God will guide you =)
Diposting oleh amatir di 15.15 0 komentar
Rabu, 09 Maret 2011
draw me close to You
Never let me go
I lay it all down again
To hear You say that I'm Your friend
You are my desire
No one else will do
'Cause nothing else could take Your place
To feel the warmth of Your embrace
Help me find the way
Bring me back to You
You're all I want
You're all I've ever needed
You're all I want
Help me know You are near
Diposting oleh amatir di 07.19 0 komentar
Jumat, 04 Maret 2011
sejenak
sejenak meninggalkan beban
sejenak untuk menjadi tidak bertanggung jawab
sejenak mengutamakan ego
sejenak menjadi bukan diri sendiri
God is Guiding me till end :)
Diposting oleh amatir di 09.39 0 komentar

